Bendungan Gerokgak, Buleleng, Bali


Bagi warga Desa Gerokgak, Bendungan Gerokgak memiliki peran yang sangat penting. Keberadaannya memiliki fungsi sentral dalam sarana irigasi sawah-sawah milik warga. Dulunya, bendungan ini dikelola secara langsung oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Saat ini, status pengelolaannya sudah diberikan kepada Pemerintah Desa Gerokgak. Dengan begitu, masyarakat Desa dapat melakukan pengelolaan Bendungan Gerokgak dengan lebih bebas. Apalagi, Bendungan Gerokgak punya potensi besar sebagai destinasi wisata murah meriah.

Bendungan ini juga terjaga dengan baik. Di sekeliling bendungan, terdapat dinding kokoh yang memberi jaminan bahwa bendungan ini sanggup menopang pasokan air untuk warga. Keberadaan bendungan ini memastikan bahwa para petani di Desa Gerokgak tidak mengalami kesulitan saat bercocok tanam ketika musim kemarau.

Bendungan Gerokgak merupakan bendungan yang lokasinya berada di tepi jalan. Oleh karena itu, Anda tidak akan kesulitan dalam menemukannya, asalkan Anda sudah bisa mengarahkan kendaraan ke Desa Gerokgak. Di sini, Anda akan menjumpai suasana yang menenangkan dan sangat asri.

Saya ingin mengangkat Bendungan Gerokgak yang mungkin belum banyak orang yang mengetahui, karna memang letak bendungan ini sendiri berada didesa. Mungkin bisa menanmbah objek wisata yang bagus dan indah untuk memperkaya wisata yang ada di Bali Utara ini. 

Terlebih lagi saat ini, Bendungan Gerokgak sedang melakukan renovasi agar lebih baik untuk tata letak atau spot yang sering dikunjungi oleh warga/pelancong. Itu semua demi keamanan dan kenyaman pengunjung yang datang ke Bendungan Gerokgak itu sendiri. 

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, semua yang ada disekitar Bendungan Gerokgak bergantung kepadanya. Setiap hari banyak dijumpai masyarakat yang mencari rerumputan untuk makanan hewan ternak mereka, memancing disekitaran area bendungan sebagai kebutuhan pangan, airnya digunakan untuk mengaliri sawah saat musim kemarau, bahkan untuk mencuci atau kebutuhan MCK untuk masyarakat sekitar. 

Tak hanya manusia hewan pun juga bergantung dengan keadaan bendungan ini. Sebagai tempat hidup burung-burung, jika berkesmpatan anda bisa melihat burung Elang mencari makan saat pagi hari. Kemudian untuk pembenihan ikan air tawar dan masih banyak lagi. Bendungan ini sudah menjadi ekosistem alami bagi sekitarnya. 

Konon katanya dulu sejarah Bendungan Gerokgak ini bermula dari Sekeha Dualikur (dalam bahasa Indonesia Dualikur = dua puluh dua) yang ingin melakukan perabasan hutan untuk tempat singgah dan bercocok tanam. Setelah mendapatkan restu dari Pemerintah Ketut Badung dari desa Karanganyar. Sekeha Dualikur mulai melakukan perabasan hutan. Pembagian hak atas tanah/lahan perabasan, disesuaikan dengan luas rabasan dari masing-masing anggota Sekeha, sehingga masing-masing memperoleh luas tanah/lahan yang berbeda-beda. Selanjutnya, di atas tanah/lahan tersebut, masing-masing anggota Sekeha membangun pondok (rumah sederhana), serta membuat lahan persawahan dan tegalan.


Pustaka:

Info Wisata Bali 

Sejarah Desa Gerokgak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG ALIRAN SENI RUPA